Jumat, 09 Oktober 2009

posting oleh robby

//C++:
//ini bagian ‘header’ program, berisi library-library yang
//diperlukan
#include
#include
#include
//#include …
//…
//berikut adalah bagian deklarasi kostanta, type bentukan,
//dan variabel global yang akan digunakan
const float pi = 3.1415926;
const …;
typedef int angka;
typedef …;
int i,j;
//..;
//berikut adalah bagian deklarasi fungsi-fungsi
//dan prosedur yang akan dipakai
long int kuadrat(int x)
{
return (x*x);
}
void tukar(int *a, int *b);
int temp;
{
temp := *a;
*a := *b;
*b := temp;
}
//akhirnya, main program
int main()
{
std::cout << “Selamat datang!” << endl;
//…;
return 0;
}

Beberapa hal yang perlu diingat mengenai bahasa C++:
- Komentar dalam C++ menggunakan /* … */ untuk memuat beberapa baris sekaligus atau menggunakan // untuk mengabaikan semua karakter di sebelah kanannya sebanyak 1 baris.
- Sebuah program dalam C++ harus memiliki fungsi bernama main(), fungsi ini adalah fungsi spesial karena di situlah main program kita.
- Dalam C++ sebenarnya juga tidak ada procedure, procedure didefinisikan sebagai function yang mengembalikan nilai void..
- Setiap baris perintah harus diakhiri dengan titik koma ‘;’ kecuali yang diawali dengan kres ‘#’.
- Blok program diawali kurung-kurawal-buka ‘{’ dan diakhiri kurung-kurawal-tutup ‘}’.
- Bahasa C++ juga bahasa yang case-sensitive, jadi perhatikan dalam penamaan variabel, type, maupun pemanggilan fungsi-fungsi yang sudah ada.
- Perintah terakhir di dalam main() yaitu return 0 digunakan untuk mengindikasikan bahwa program tersebut sukses berjalan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar