tipe data pointer tersebut seperti Pchar,PString,PInt64,
Pextended, PInt dan lain sebagainya.
Type
Pinteger=^Integer;
Pextended=^Extended;
Pchar=^Char;
Contoh di atas adalah pointer yang bertipe. Untuk pointer yang tidak bertipe(untyped pointer) anda cukup menggunakan kata “Pointer” saja
untuk kuliah
Rabu, 28 Oktober 2009
syarat membuat pointer
Abstract C Machine":
yaitu model mesin abstrak dimana program C bekerja. Abstract C Machine adalah mesin abstrak dimana mesin tersebut memiliki prosesor untuk menginterpretasikan stream of instruction, dan addressable memory yang terbagi kedalam 3 bagian : automatic memory, static memory dan free memory. Addressable memory adalah memory yang konten-nya dapat diambil jika diketahui alamatnya. Lebih jauh lagi, terdapat asumsi bahwa konten memori dapat di ambil dengan waktu konstan, tidak peduli berapa nilai alamat.Hal ini disebut dengan Random Access Memory.
ITERATOR :
Nama iterator diambil dari STL, dan iterator di STL adalah abstraksi dari pointer. Yang menakjubkan adalah konsep iterator, yang digeneralisasi dari pointer, adalah konsep yang cukup powerful untuk merepresentasikan semua algoritma yang bekerja untuk linear container ( linear container adalah semua container yang memiliki iterator yang menunjuk pada elemen pertama, memiliki iterator yang menunjuk pada elemen one-past-end, dan semua elemen dapat dicapai dengan melakukan operasi incremen dari iterator penunjuk elemen pertama sebanyak yang diperlukan. Contoh linear container adalah array, vector, linked - list, dan deque. contoh yang bukan linear container adalah graph dan forest.).
yaitu model mesin abstrak dimana program C bekerja. Abstract C Machine adalah mesin abstrak dimana mesin tersebut memiliki prosesor untuk menginterpretasikan stream of instruction, dan addressable memory yang terbagi kedalam 3 bagian : automatic memory, static memory dan free memory. Addressable memory adalah memory yang konten-nya dapat diambil jika diketahui alamatnya. Lebih jauh lagi, terdapat asumsi bahwa konten memori dapat di ambil dengan waktu konstan, tidak peduli berapa nilai alamat.Hal ini disebut dengan Random Access Memory.
ITERATOR :
Nama iterator diambil dari STL, dan iterator di STL adalah abstraksi dari pointer. Yang menakjubkan adalah konsep iterator, yang digeneralisasi dari pointer, adalah konsep yang cukup powerful untuk merepresentasikan semua algoritma yang bekerja untuk linear container ( linear container adalah semua container yang memiliki iterator yang menunjuk pada elemen pertama, memiliki iterator yang menunjuk pada elemen one-past-end, dan semua elemen dapat dicapai dengan melakukan operasi incremen dari iterator penunjuk elemen pertama sebanyak yang diperlukan. Contoh linear container adalah array, vector, linked - list, dan deque. contoh yang bukan linear container adalah graph dan forest.).
--- Penggunaan Awal Pointer
Jika variabel merupakan isi memori, dan untuk mengakses isi memori tersebut diperlukan address, lalu bagaimana cara kita mengetahui alamat dari suatu variabel ? Jawabannya adalah : untuk kebanyakan kasus kita sama sekali tidak perlu tahu alamat dari sebuah variabel. Untuk mengakses sebuah variabel kita hanya perlu nama dari variabel tersebut. Tugas kompiler lah yang mentranslasikan nama ke alamat mesin yang diperlukan oleh komputer.
Akan tetapi terdapat beberapa kasus dimana kita tidak mungkin memberi nama pada sebuah entitas di program kita. Hal ini terjadi terutama saat kita menggunakan data struktur dinamis seperti linked list, resizeable array, tree dan lain sebagainya. Hal ini karena kita tidak mungkin memberi nama terhadap entitas yang mungkin ada atau tidak ada. Struktur seperti linked list hampir mustahil dibuat tanpa pointer tanpa harus mendefinisikan LISP-like list.
Inilah awal mula penggunaan pointer sebagai moniker. Istilah moniker di sini berarti sesuatu yang menunjuk atau mengacu kepada entitas lain. Istilah moniker ini bukanlah istilah standard dan lazim , tetapi sesuatu yang saya pilih impromptu untuk membedakan dengan pointer atau reference yang sudah memiliki arti tersendiri.
Penggunaan lain pointer sebagai moniker adalah untuk mengatasi kelemahan bahasa C awal : Dahulu fungsi - fungsi di C hanya mengerti pass by value. Pointer digunakan untuk mengemulasi pass by reference karena pointer berisi alamat ke objek lain, sehingga fungsi tersebut dapat mengubah objek tersebut dengan memanipulasi pointer
Akan tetapi terdapat beberapa kasus dimana kita tidak mungkin memberi nama pada sebuah entitas di program kita. Hal ini terjadi terutama saat kita menggunakan data struktur dinamis seperti linked list, resizeable array, tree dan lain sebagainya. Hal ini karena kita tidak mungkin memberi nama terhadap entitas yang mungkin ada atau tidak ada. Struktur seperti linked list hampir mustahil dibuat tanpa pointer tanpa harus mendefinisikan LISP-like list.
Inilah awal mula penggunaan pointer sebagai moniker. Istilah moniker di sini berarti sesuatu yang menunjuk atau mengacu kepada entitas lain. Istilah moniker ini bukanlah istilah standard dan lazim , tetapi sesuatu yang saya pilih impromptu untuk membedakan dengan pointer atau reference yang sudah memiliki arti tersendiri.
Penggunaan lain pointer sebagai moniker adalah untuk mengatasi kelemahan bahasa C awal : Dahulu fungsi - fungsi di C hanya mengerti pass by value. Pointer digunakan untuk mengemulasi pass by reference karena pointer berisi alamat ke objek lain, sehingga fungsi tersebut dapat mengubah objek tersebut dengan memanipulasi pointer
Penggunaan Function Pointer
pada contoh ini akan diperlihatkan contoh penggunakan function pointer untuk membuat sebuah mekanisme callback, pada contoh ini kita membuat sebuah fungsi pembagi dengan op1/op2, dimana kita harus mencegah op2=0
int bagi(int op1,int op2,bool (*fpTest)(int op1,int op2))
{
if(fpTest != NULL)
{
if(fpTest(op1,op2) == false)return -1;
}
return op1/op2;
}
bool Verifier(int op1,int op2)
{
if(op2==0)
{
printf("\nerror:Operand2 berisi 0 mengakibatkan division by zero");
return false;
}
if(op1 < op2)
{
printf("\nwarning:Operand1 < Operand2");
return true;
}
else return true;
}
int main(void)
{
printf("a) hasil 4/2 = %d",bagi(4,2,Verifier));
printf("b) hasil 4/0 = %d",bagi(4,0,Verifier));
printf("c) hasil 2/4 = %d",bagi(2,4,Verifier));
printf("d) hasil 2/4 = %d",bagi(2,4,NULL));
}
pada contoh diatas fungsi Verifier dikirimkan melalui argument dari fungsi bagi untuk digunakan sebagai verifier operand sebelum dilakukan operasi pembagian.
Bila operand dari operasi pembagian tidak valid maka fungsi verifier memberikan pesan dan me-return false agar fungsi bagi tidak melanjutkan operasi pembagian
int bagi(int op1,int op2,bool (*fpTest)(int op1,int op2))
{
if(fpTest != NULL)
{
if(fpTest(op1,op2) == false)return -1;
}
return op1/op2;
}
bool Verifier(int op1,int op2)
{
if(op2==0)
{
printf("\nerror:Operand2 berisi 0 mengakibatkan division by zero");
return false;
}
if(op1 < op2)
{
printf("\nwarning:Operand1 < Operand2");
return true;
}
else return true;
}
int main(void)
{
printf("a) hasil 4/2 = %d",bagi(4,2,Verifier));
printf("b) hasil 4/0 = %d",bagi(4,0,Verifier));
printf("c) hasil 2/4 = %d",bagi(2,4,Verifier));
printf("d) hasil 2/4 = %d",bagi(2,4,NULL));
}
pada contoh diatas fungsi Verifier dikirimkan melalui argument dari fungsi bagi untuk digunakan sebagai verifier operand sebelum dilakukan operasi pembagian.
Bila operand dari operasi pembagian tidak valid maka fungsi verifier memberikan pesan dan me-return false agar fungsi bagi tidak melanjutkan operasi pembagian
Function Pointer Basic
Kegunaan pointer yang utama adalah untuk menyimpan alamat memori dari sebuah variabel (data type atau object dari class). Selain menyimpan alamat dari variabel, pointer juga dapat digunakan untuk menyimpan alamat dari sebuah fungsi (function pointer).
Function pointer telah digunakan sejak dikenalkannya bahasa C,dan banyak digunakan untuk sebuah fungsi callback atau untuk meningkatkan readability dari sebuah code
Anda dapat memperlakukan function pointer seperti pointer biasa (pointer ke datatype/object), anda dapat menyimpan,mengirimkan, merubah address, atau meng-evaluasi address dari pointer ke fungsi ini dengan sifat tambahan anda dapat memanggil fungsi yang ditunjuk oleh function pointer.
Function pointer telah digunakan sejak dikenalkannya bahasa C,dan banyak digunakan untuk sebuah fungsi callback atau untuk meningkatkan readability dari sebuah code
Anda dapat memperlakukan function pointer seperti pointer biasa (pointer ke datatype/object), anda dapat menyimpan,mengirimkan, merubah address, atau meng-evaluasi address dari pointer ke fungsi ini dengan sifat tambahan anda dapat memanggil fungsi yang ditunjuk oleh function pointer.
artikel tentang pointer c++
Artikel Dan Contoh Program. Pointer C++
Pointer
1 PENGERTIAN POINTER
Pointer (variabel penunjuk) adalah suatu variabel yang berisi alamat memori dari suatu variabel lain. Alamat ini merupakan lokasi dari obyek lain (biasanya variabel lain) di dalam memori. Contoh, jika sebuah variabel berisi alamat dari variabel lain, variabel pertama dikatakan menunjuk ke variabel kedua
Operator Pointer ada dua, yaitu :
? Operator &
1. Operator & bersifat unary (hanya memerlukan satu operand saja).
2. Operator & menghasilkan alamat dari operandnya.
? Operator *
1. Operator * bersifat unary (hanya memerlukan satu operand saja).
2. Operator * menghasilkan nilai yang berada pada sebuah alamat.
2 Inisialisasi String(cont.)
Contoh program array dimensi 2
/*Program :array.cpp*/
#include
Void printArray(int [] [3]);
Main() {
int matrik1[2] [3] ={ {1,2,2}, {4,5,6} },
matrik2[2] [3] ={ {1,2,3,4,5,} },
matrik3[2] [3] ={ {1,2}, {4} },
printArray(matrik1) ;
printArray(matrik2) ;
printArray(matrik3) ;
return 0;
}
Pointer : variabel yang berisi alamat memori
Bentuk Umum : Type *variable name;
Type adalah tipe dasar pointer
Variable name adalah nama variabel pointer
* adalah operator memori untuk mengembalikan nilai variabel pada alamatnya yang ditentukan oleh operand.
Contoh program pointer
//Program :pointer1. cpp
#include <'iostream.h'>
// cetak p dan *p
Void main(void)
{
int v = 7, *p;
p = &v;
cout << “Nilai v = “ << v << “ dan *p = “ << *p
<< “ \nAlamatnya = “ << p << ‘n’;
}
Hasil dari program adalah sebagai berikut :
Nilai v = 7 dan *p = 7
Alamatnya = efffb24
Operator Pointer
Ada beberapa operator yang digunakan dalam pointer yaitu operator alamat (&)
Contoh :
int y = 5;
int *yPtr;
Maka pernyataan
yPtr = &y;
Mengandung arti bahwa alamat dari variabel y ditujukan kepada variabel pointer yPtr.
Contoh program operator pointer :
//Program :pointer2. cpp
#include <'iostream.h'>
Int main()
{
int *ptr, num; // 1
ptr = # // 2
*ptr = 100; // 3
cout << num << “ “;
(*ptr)++; // 4
cout << num << “ “;
(*ptr)*2; // 5
cout << num << “\n “;
return 0;
}
• Operasi Aritmatika
? Suatu variabel pointer hanya dapat dilakukan operasi aritmatika dengan nilai integer saja. Operasi yang biasa dilakukan adalah operasi penambahan dan pengurangan. Operasi penambahan dengan suatu nilai menunjukkan lokasi data berikutnya (index selanjutnya) dalam memori. Begitu juga operasi pengurangan.
Contoh Program :
#include <'stdio.h'>
#include <'conio.h>
void main()
{ int nilai[3], *penunjuk;
clrscr();
nilai[0] = 125;
nilai[1] = 345;
nilai[2] = 750;
penunjuk = &nilai[0];
printf(�Nilai %i ada di alamat memori %p\n�, *penunjuk, penunjuk);
printf(�Nilai %i ada di alamat memori %p\n�, *(penunjuk+1), penunjuk+1);
printf(�Nilai %i ada di alamat memori %p\n�, *(penunjuk+2), penunjuk+2);
getch();
}
• Operasi Logika
? Suatu pointer juga dapat dikenai operasi logika.
Contoh Program :
#include <'stdio.h'>
#include <'conio.h'>
void main()
{ int a = 100, b = 200, *pa, *pb;
clrscr();
pa = &a;
pb = &b;
if(pa < pb)
printf(�pa menunjuk ke memori lebih rendah dari pb\n�);
if(pa == pb)
printf(�pa menunjuk ke memori yang sama dengan pb\n�);
if(pa > pb)
printf(�pa menunjuk ke memori lebih tinggi dari pb\n�);
getch();
}
4 POINTER DAN STRING
Contoh Program 1 :
#include <'stdio.h'>
#include <'conio.h'>
char *nama1 = �SPIDERMAN�;
char *nama2 = �GATOTKACA�;
void main()
{ char namax;
clrscr();
puts(�SEMULA :�);
printf(�Saya suka >> %s\n�, nama1);
printf(�Tapi saya juga suka >> %s\n�, nama2);
/* Penukaran string yang ditunjuk oleh pointer nama1 dan nama2 */
printf(�SEKARANG :�);
printf(�Saya suka >> %s\n�, nama1);
printf(�Dan saya juga masih suka >> %s\n�, nama2);
getch();
}
Contoh Program 2 :
#include
void misteri1(char *);
void main() {
char string[] = "characters";
printf("String sebelum proses adalah %s", string);
misteri1(string);
printf("String setelah proses adalah %s", string);
}
void misteri1(char *s) {
while ( *s != '\0' ) {
if ( *s >= 'a' && *s <= 'z' )
*s -= 32;
++s;
}
}
5 Array Pointer
Pointer dapat di-array seperti tipe data lain dalam C++ integer
contoh :
Int *pi[10];
Contoh Program array pointer
//Program :pointer6. cpp
#include
int main()
{
Int numbers[5];
Int *p;
p = numbers; *p = 10;
p++; *p =20;
p = &numbers[2]; *p = 30;
p = numbers + 3; *p = 40;
p = numbers; *(p+4) = 50;
for (int n=0; n<5; n++)
cout << numbers[n] << “, “;
return 0;
}
Output :
10, 20, 30, 40, 50,
Pointer
1 PENGERTIAN POINTER
Pointer (variabel penunjuk) adalah suatu variabel yang berisi alamat memori dari suatu variabel lain. Alamat ini merupakan lokasi dari obyek lain (biasanya variabel lain) di dalam memori. Contoh, jika sebuah variabel berisi alamat dari variabel lain, variabel pertama dikatakan menunjuk ke variabel kedua
Operator Pointer ada dua, yaitu :
? Operator &
1. Operator & bersifat unary (hanya memerlukan satu operand saja).
2. Operator & menghasilkan alamat dari operandnya.
? Operator *
1. Operator * bersifat unary (hanya memerlukan satu operand saja).
2. Operator * menghasilkan nilai yang berada pada sebuah alamat.
2 Inisialisasi String(cont.)
Contoh program array dimensi 2
/*Program :array.cpp*/
#include
Void printArray(int [] [3]);
Main() {
int matrik1[2] [3] ={ {1,2,2}, {4,5,6} },
matrik2[2] [3] ={ {1,2,3,4,5,} },
matrik3[2] [3] ={ {1,2}, {4} },
printArray(matrik1) ;
printArray(matrik2) ;
printArray(matrik3) ;
return 0;
}
Pointer : variabel yang berisi alamat memori
Bentuk Umum : Type *variable name;
Type adalah tipe dasar pointer
Variable name adalah nama variabel pointer
* adalah operator memori untuk mengembalikan nilai variabel pada alamatnya yang ditentukan oleh operand.
Contoh program pointer
//Program :pointer1. cpp
#include <'iostream.h'>
// cetak p dan *p
Void main(void)
{
int v = 7, *p;
p = &v;
cout << “Nilai v = “ << v << “ dan *p = “ << *p
<< “ \nAlamatnya = “ << p << ‘n’;
}
Hasil dari program adalah sebagai berikut :
Nilai v = 7 dan *p = 7
Alamatnya = efffb24
Operator Pointer
Ada beberapa operator yang digunakan dalam pointer yaitu operator alamat (&)
Contoh :
int y = 5;
int *yPtr;
Maka pernyataan
yPtr = &y;
Mengandung arti bahwa alamat dari variabel y ditujukan kepada variabel pointer yPtr.
Contoh program operator pointer :
//Program :pointer2. cpp
#include <'iostream.h'>
Int main()
{
int *ptr, num; // 1
ptr = # // 2
*ptr = 100; // 3
cout << num << “ “;
(*ptr)++; // 4
cout << num << “ “;
(*ptr)*2; // 5
cout << num << “\n “;
return 0;
}
• Operasi Aritmatika
? Suatu variabel pointer hanya dapat dilakukan operasi aritmatika dengan nilai integer saja. Operasi yang biasa dilakukan adalah operasi penambahan dan pengurangan. Operasi penambahan dengan suatu nilai menunjukkan lokasi data berikutnya (index selanjutnya) dalam memori. Begitu juga operasi pengurangan.
Contoh Program :
#include <'stdio.h'>
#include <'conio.h>
void main()
{ int nilai[3], *penunjuk;
clrscr();
nilai[0] = 125;
nilai[1] = 345;
nilai[2] = 750;
penunjuk = &nilai[0];
printf(�Nilai %i ada di alamat memori %p\n�, *penunjuk, penunjuk);
printf(�Nilai %i ada di alamat memori %p\n�, *(penunjuk+1), penunjuk+1);
printf(�Nilai %i ada di alamat memori %p\n�, *(penunjuk+2), penunjuk+2);
getch();
}
• Operasi Logika
? Suatu pointer juga dapat dikenai operasi logika.
Contoh Program :
#include <'stdio.h'>
#include <'conio.h'>
void main()
{ int a = 100, b = 200, *pa, *pb;
clrscr();
pa = &a;
pb = &b;
if(pa < pb)
printf(�pa menunjuk ke memori lebih rendah dari pb\n�);
if(pa == pb)
printf(�pa menunjuk ke memori yang sama dengan pb\n�);
if(pa > pb)
printf(�pa menunjuk ke memori lebih tinggi dari pb\n�);
getch();
}
4 POINTER DAN STRING
Contoh Program 1 :
#include <'stdio.h'>
#include <'conio.h'>
char *nama1 = �SPIDERMAN�;
char *nama2 = �GATOTKACA�;
void main()
{ char namax;
clrscr();
puts(�SEMULA :�);
printf(�Saya suka >> %s\n�, nama1);
printf(�Tapi saya juga suka >> %s\n�, nama2);
/* Penukaran string yang ditunjuk oleh pointer nama1 dan nama2 */
printf(�SEKARANG :�);
printf(�Saya suka >> %s\n�, nama1);
printf(�Dan saya juga masih suka >> %s\n�, nama2);
getch();
}
Contoh Program 2 :
#include
void misteri1(char *);
void main() {
char string[] = "characters";
printf("String sebelum proses adalah %s", string);
misteri1(string);
printf("String setelah proses adalah %s", string);
}
void misteri1(char *s) {
while ( *s != '\0' ) {
if ( *s >= 'a' && *s <= 'z' )
*s -= 32;
++s;
}
}
5 Array Pointer
Pointer dapat di-array seperti tipe data lain dalam C++ integer
contoh :
Int *pi[10];
Contoh Program array pointer
//Program :pointer6. cpp
#include
int main()
{
Int numbers[5];
Int *p;
p = numbers; *p = 10;
p++; *p =20;
p = &numbers[2]; *p = 30;
p = numbers + 3; *p = 40;
p = numbers; *(p+4) = 50;
for (int n=0; n<5; n++)
cout << numbers[n] << “, “;
return 0;
}
Output :
10, 20, 30, 40, 50,
Minggu, 11 Oktober 2009
berkenalan dengan c++
C++ adalah bahasa yang efisien dan yang mengandalkan lebih banyak operator dibandingkan bahasa lainnya.
Operator adalah karakter khusus yang membentuk suatu fungsi spesifik, seperti perkalian. Hal-hal yang benar-benar special adalah C++ merupakan bahasa pemrograman yang berorientasi objek.
C++ merupakan bahasa struktur yang memungkinkan program yang besar dibangun dari potongan2 kode yang lebih kecil dan mudah dipahami.
C++ merupakan bahasa yang ketat terhadap tipe. Artinya bahasa ini tidak secara otomatis mengubah angka2 menjadi kata atau sebaliknya.
C++ juga tidak memiliki pernyataan2 masukan (input) dan keluaran(output). Hal ini yang menyebabkan mengapa C++ tersedia pada sedemikian banyak computer, karena pernyataan2 I/O dari kebanyakan bahasa menjerat bahasa-bahasa yang bersangkutan spesifik terhadap hardware. Masukan dan keluaran C++ dibentuk melalui pemakaian operator dan pemanggilan fungsi. Setiap compiler C++ menyertakan pustaka fungsi-fungsi I/O standar.
1.1 Mengenal Editor Turbo C++
——————————
Sekilas Mengenai Editor Turbo C++
1.Untuk mengkompilasi Program, langkah-langkahnya sbb:
Klik menu Project
Pilih Submenu Compile
Enter
Atau dengan menekan Alt + F9
Akan ditampilkan hasil kompilasi Program, tekan sembarang tombol.
2.Untuk menjalankan program :
Klik menu Debug
Pilih Submenu Run dan tekan Enter
1.2Menu-menu dalam Turbo C++
—————————-
Tampilan Menu Editor Turbo C++
1.2Penulisan Program Turbo C++
——————————–
Program bahasa C tidak mengenal aturan penulisan di kolom tertentu, jadi bisa dimulai dari kolom manapun. Namun demikian, untuk mempermudah pembacaan program dan untuk keperluan dokumentasi, sebaiknya penulisan bahasa C diatur sedemikian rupa sehingga mudah dan enak dibaca.
Contoh 1
——–
//Nama File : Laitih1.cpp
//Cetaklah 20 bilangan ganjil pertama,kemudian bilangan genap
//Kemudian cetaklah juga dalam urutan terbalik
#include
void main ()
{
int bil; //variabel untuk mengontrol loop for
cout <<”Barisan 20 bilangan ganjil yang pertama :\n”;
for (bil = 1; bil < 40; bil += 2)
{ cout << bil << ‘ ‘ ;}
cout <<”\n\nBarisan 20 bilangan genap yang pertama :\n”;
for (bil = 2; bil < 40; bil +=2)
{ cout << bil << ‘ ‘ ;}
cout <= 1; bil-= 2)
{ cout << bil << ‘ ‘ ;}
cout <= 2; bil -=2)
{cout << bil << ‘ ‘ ;}
return;
}
hasil tampilan :
—————-
Operator adalah karakter khusus yang membentuk suatu fungsi spesifik, seperti perkalian. Hal-hal yang benar-benar special adalah C++ merupakan bahasa pemrograman yang berorientasi objek.
C++ merupakan bahasa struktur yang memungkinkan program yang besar dibangun dari potongan2 kode yang lebih kecil dan mudah dipahami.
C++ merupakan bahasa yang ketat terhadap tipe. Artinya bahasa ini tidak secara otomatis mengubah angka2 menjadi kata atau sebaliknya.
C++ juga tidak memiliki pernyataan2 masukan (input) dan keluaran(output). Hal ini yang menyebabkan mengapa C++ tersedia pada sedemikian banyak computer, karena pernyataan2 I/O dari kebanyakan bahasa menjerat bahasa-bahasa yang bersangkutan spesifik terhadap hardware. Masukan dan keluaran C++ dibentuk melalui pemakaian operator dan pemanggilan fungsi. Setiap compiler C++ menyertakan pustaka fungsi-fungsi I/O standar.
1.1 Mengenal Editor Turbo C++
——————————
Sekilas Mengenai Editor Turbo C++
1.Untuk mengkompilasi Program, langkah-langkahnya sbb:
Klik menu Project
Pilih Submenu Compile
Enter
Atau dengan menekan Alt + F9
Akan ditampilkan hasil kompilasi Program, tekan sembarang tombol.
2.Untuk menjalankan program :
Klik menu Debug
Pilih Submenu Run dan tekan Enter
1.2Menu-menu dalam Turbo C++
—————————-
Tampilan Menu Editor Turbo C++
1.2Penulisan Program Turbo C++
——————————–
Program bahasa C tidak mengenal aturan penulisan di kolom tertentu, jadi bisa dimulai dari kolom manapun. Namun demikian, untuk mempermudah pembacaan program dan untuk keperluan dokumentasi, sebaiknya penulisan bahasa C diatur sedemikian rupa sehingga mudah dan enak dibaca.
Contoh 1
——–
//Nama File : Laitih1.cpp
//Cetaklah 20 bilangan ganjil pertama,kemudian bilangan genap
//Kemudian cetaklah juga dalam urutan terbalik
#include
void main ()
{
int bil; //variabel untuk mengontrol loop for
cout <<”Barisan 20 bilangan ganjil yang pertama :\n”;
for (bil = 1; bil < 40; bil += 2)
{ cout << bil << ‘ ‘ ;}
cout <<”\n\nBarisan 20 bilangan genap yang pertama :\n”;
for (bil = 2; bil < 40; bil +=2)
{ cout << bil << ‘ ‘ ;}
cout <= 1; bil-= 2)
{ cout << bil << ‘ ‘ ;}
cout <= 2; bil -=2)
{cout << bil << ‘ ‘ ;}
return;
}
hasil tampilan :
—————-
Langganan:
Komentar (Atom)